PENDAHULUAN
Seni
rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa
ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan
mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan
dengan acuan estetika.
SENI RUPA
TRADISIONAL
Pengertian
Seni
tradisional adalah unsur kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam
suatu kaum/puak/suku/bangsa tertentu. Seni tradisional yang ada di suatu daerah
berbeda dengan yang ada di daerah lain, meski pun tidak menutup kemungkinan
adanya seni tradisional yang mirip antara dua daerah yang berdekatan.
Ciri-ciri
Penciptaannya
selalu berdasarkan pada filosofi sebuah aktivitas dalam suatu budaya, bisa
berupa aktivitas religius maupun seremonial/istanasentris.Terikat dengan
pakem-pakem tertentu.
Contoh:
1. Wayang kulit
.Wayang
kulit adalah seni tradisional
Indonesia yang terutama berkembang di Jawa. Wayang berasal dari kata Ma Hyang
artinya menuju kepada yang maha esa, . Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang yang juga
menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang, dengan diiringi oleh musik gamelan yang
dimainkan sekelompok nayaga dan tembang yang
dinyanyikan oleh para pesinden. Dalang
memainkan wayang kulit di balik kelir, yaitu layar yang terbuat dari kain putih, sementara di belakangnya
disorotkan lampu listrik atau lampu minyak (blencong), sehingga
para penonton yang berada di sisi lain dari layar dapat melihat bayangan wayang
yang jatuh ke kelir. Untuk dapat memahami cerita wayang(lakon),
penonton harus memiliki pengetahuan akan tokoh-tokoh wayang yang bayangannya
tampil di layar. Secara umum wayang mengambil cerita dari naskah Mahabharata dan Ramayana, tetapi
tak dibatasi hanya dengan pakem (standard) tersebut, ki dalang bisa juga memainkan lakon carangan
(gubahan). Beberapa cerita diambil dari cerita Panji.
Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang
mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga (
Masterpiece of Oral
and Intangible Heritage of Humanity ). Wayang kulit lebih
populer di Jawa bagian tengah
dan timur, sedangkan wayang golek
lebih sering dimainkan di Jawa Barat.
2.
wayang
golek
wayang golek, ada dua macam diantaranya wayang golek papak (cepak)
dan wayang golek purwa yang ada di daerah Sunda. Kecuali wayang wong, dari
semua wayang itu dimainkan oleh seorang dalang sebagai pemimpin pertunjukan
yang sekaligus menyanyikan suluk, menyuarakan antawacana, mengatur gamelan
mengatur lagu dan lain-lain.
3. Wayang Beber
Wayang Beber adalah
seni wayang yang
muncul dan berkembang di Jawa pada masa pra Islam dan masih berkembang di
daerah daerah tertentu di Pulau Jawa. Dinamakan wayang beber karena berupa
lembaran lembaran (beberan) yang dibentuk menjadi tokoh tokoh dalam cerita
wayang baik Mahabharata
maupun Ramayana.
4.
Songket
Songket adalah
jenis kain tenunan
tradisional Melayu di Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Songket
digolongkan dalam keluarga tenunan brokat. Songket ditenun dengan tangan dengan
benang emas dan perak dan pada
umumnya dikenakan pada acara-acara resmi. Benang logam metalik yang tertenun
berlatar kain menimbulkan efek kemilau cemerlang
PENUTUP
Kesimpulan
Seni rupa adalah cabang
seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan
dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis,
bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar